<iframe src="https://docs.google.com/presentation/d/e/2PACX-1vTZpNuSYV5jP1-p-phfm3k73Teu7z2cY-pIwoIwgjrCDNCwiIoDYF2fX0WBHEv9hA/embed?start=true&loop=false&delayms=3000" frameborder="0" width="1280" height="749" allowfullscreen="true" mozallowfullscreen="true" webkitallowfullscreen="true"></iframe>
Tampilkan postingan dengan label IPA BAB 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA BAB 2. Tampilkan semua postingan
Minggu, 01 September 2019
Kamis, 29 Agustus 2019
usaha
Pengertian Usaha dan Energi (Fisika SMP/ MTs Kelas VIII) ✓ Pada uraian di blog www.Aanwijzing.com kali ini kita akan berusaha membahas mengenai definisi dari usaha dan energi. Dengan kita memahami materi pelajaran tersebut kita akan tahu peranan dari usaha dan energi dalam kehidupan sehari-hari. Terus apa saja yang akan dipelajari dalam bab ini? ikutilah ulasannya di bawah ini.
Hal yang akan dibahas antara lain sebagai berikut:
1. Pengertian Usaha;
3. Pengertian Daya;
Untuk masing-masing perihal dari nomor 1 s.d 4, berikut ulasannya:
Pengertian Usaha dan Energi (Fisika SMP/ MTs Kelas VIII)
![]() |
| Pengertian Usaha dan Energi (Fisika SMP/ MTs Kelas VIII) |
1. Pengertian Usaha
Usaha adalah suatu kegiatan untuk mencapai kegiatan tertentu. Untuk mengetahui berapa besarnya usaha, maka perlu adanya bantuan rumus. Besarnya rumus usaha yaitu:
W = F x s
dimana:
W = usaha (J)
F = gaya (N)
s = perpindahan (m)
Sebagai contoh soal tentang usaha adalah sebagai berikut:
Seseorang mendorong benda dengan gaya sebesar 450 N. Apabila benda tersebut bergeser sejauh 20 meter, maka berapa besarnya usaha yang dilakukan?
W = ?
F = 450 N
s = 20 m
Jawab:
W = F x s
W = 450 x 20
W = 9.000 J
Jenis- jenis Usaha
A. Usaha Positif
Pengertian usaha positif adalah usaha yang dilakukan gaya pada suatu benda dan benda tersebut bergerak searah dengan gaya.
W = F x s
Untuk contoh gambar usaha positif adalah sebagai berikut:
B. Usaha Negatif
Pengertian Usaha Negatif adalah usaha yang dilakukan gaya pada suatu benda dan benda tersebut bergerak berlawanan dengan arah gaya tersebut.
Untuk contoh gambar usaha negatif adalah sebagai berikut:
Keterangan = fg adalah gaya gesekan
Usaha yang dilakukan oleh gaya gesek (fg) pada suatu benda disebut sebagai usaha negatif.
C. Usaha Nol
Pengertian usaha nol adalah usaha yang terjadi apabila arah gaya tegak lurus dengan arah perpindahan. Besarnya usaha yang dilakukan adalah nol.
W = 0
Sebagai contoh adalah seseorang membawa benda dengan menggunakan tangan, ini berarti bahwa arah gaya untuk menahan benda adalah ke atas, kemudian orang tersebut berjalan ke depan berarti arah gaya adalah tegak lurus arah gerak.
D. Usaha oleh Beberapa Gaya
Pengertian dari usaha ini adalah suatu usaha yang dilakukan beberapa gaya sehingga benda akan berpindah sejauh s sama dengan jumlah usaha oleh tiap-tiap gaya.
Rumus :
W = (F-fg).s
Bentuk Energi dalam Mekanika
a. Energi Kinetik (EK)
Pengertian energi kinetik adalah energi yang timbul karena suatu benda bergerak. Kita dapat menghitung besarnya energi kinetik denga rumus sebagai berikut:
Contoh soal energi kinetik : sebuah truk yang mempunyai massa 1.000 Kg melaju dengan kecepatan 60 m/s. Berapa besarnya energi kinetiknya?
Jawab:
m = 1.000 Kg
v = 60 m/s
EK = ?
EK =1/2.m.v2
EK = 1/2 x 1.000 x 602
EK = 1/2 x 3.600.000
EK = 1.800.000 J
b. Energi Potensial
Pengertian energi potensial adalah energi yang timbul karena letaknya. Untuk menghitung besarnya energi potensial adalah dengan menggunakan rumus berikut ini:
EP = m.g.h
dimana :
m = massa benda (kg)
g = percepatan gravitasi (m/s2)
h = tingg bend (m)
Contoh soal energi potensial adalah sebagai berikut:,
Suatu benda dengan ketinggian 5 m mempunyai massa 20 kg, apabila percepatan gravitasinya adalah 10 m/s2, maka hitunglah energi potensial benda tersebut?
diketahui bahwa m=20kg, g=10m/s2, h=5m
EP = m.g.h
EP = 20.10.5
EP = 1.000 J
c. Energi Mekanik
Pengertian energi mekanik adalah gabungan antara energi potensial dan energi kinetik yang nilainya adalah selalu konstan.
Untuk mengukur besarnya energi mekanik adalah dengan rumus berikut ini
EM = EP + EK
Hukum Kekelan Energi
![]() |
| Contoh Usaha Positif |
B. Usaha Negatif
Pengertian Usaha Negatif adalah usaha yang dilakukan gaya pada suatu benda dan benda tersebut bergerak berlawanan dengan arah gaya tersebut.
W = -F x s
Keterangan = fg adalah gaya gesekan
Usaha yang dilakukan oleh gaya gesek (fg) pada suatu benda disebut sebagai usaha negatif.
C. Usaha Nol
Pengertian usaha nol adalah usaha yang terjadi apabila arah gaya tegak lurus dengan arah perpindahan. Besarnya usaha yang dilakukan adalah nol.
W = 0
Sebagai contoh adalah seseorang membawa benda dengan menggunakan tangan, ini berarti bahwa arah gaya untuk menahan benda adalah ke atas, kemudian orang tersebut berjalan ke depan berarti arah gaya adalah tegak lurus arah gerak.
D. Usaha oleh Beberapa Gaya
Pengertian dari usaha ini adalah suatu usaha yang dilakukan beberapa gaya sehingga benda akan berpindah sejauh s sama dengan jumlah usaha oleh tiap-tiap gaya.
Rumus :
W = (F-fg).s
2. Pengertian Energi
Energi adalah keampuan untuk melakukan suatu usaha. Kapan suatu nebda mempunyai energi? Suatu benda dikatakan memiliki energi apabila benda tersebut dapat menghasilkan gaya yang bisa melakukan kerja, sebagai contoh adalah air yang mengalir mempunyai energi, hal ini karena air yang mengalir tersebut bisa menghanyutkan apa saja yang dilewatinya.Bentuk Energi dalam Mekanika
a. Energi Kinetik (EK)
Pengertian energi kinetik adalah energi yang timbul karena suatu benda bergerak. Kita dapat menghitung besarnya energi kinetik denga rumus sebagai berikut:
Contoh soal energi kinetik : sebuah truk yang mempunyai massa 1.000 Kg melaju dengan kecepatan 60 m/s. Berapa besarnya energi kinetiknya?
Jawab:
m = 1.000 Kg
v = 60 m/s
EK = ?
EK =1/2.m.v2
EK = 1/2 x 1.000 x 602
EK = 1/2 x 3.600.000
EK = 1.800.000 J
b. Energi Potensial
Pengertian energi potensial adalah energi yang timbul karena letaknya. Untuk menghitung besarnya energi potensial adalah dengan menggunakan rumus berikut ini:
EP = m.g.h
dimana :
m = massa benda (kg)
g = percepatan gravitasi (m/s2)
h = tingg bend (m)
Contoh soal energi potensial adalah sebagai berikut:,
Suatu benda dengan ketinggian 5 m mempunyai massa 20 kg, apabila percepatan gravitasinya adalah 10 m/s2, maka hitunglah energi potensial benda tersebut?
diketahui bahwa m=20kg, g=10m/s2, h=5m
EP = m.g.h
EP = 20.10.5
EP = 1.000 J
c. Energi Mekanik
Pengertian energi mekanik adalah gabungan antara energi potensial dan energi kinetik yang nilainya adalah selalu konstan.
Untuk mengukur besarnya energi mekanik adalah dengan rumus berikut ini
EM = EP + EK
Hukum Kekelan Energi
Artikel yang terkait dengan judul :Pengertian Usaha dan Energi (Fisika SMP/ MTs Kelas VIII)
Bahan Kimia di Rumah Tangga Dalam Kehidupan Sehari-hari (Fisika SMP/ MTs Kelas VIII)Bahan Kimia di Rumah Tangga Dalam Kehidupan Sehar ...
Listrik Statis (Pelajaran IPA SMP/ MTs Kelas IX)Listrik Statis (Pelajaran IPA SMP/ MTs Kelas IX) ...
Energi tidak bisa diciptakan dan juga tidak bisa diciptkan, namun bisa dirubah menjadi bentuk energi yang lainnya. Jumlah energi mula-mula adalah sama dengan jumah energi setelah terjadi perubahan energi. Rumus yang dipakai adalah sebagai berikut :
EP1 + EK1 = EP2 + EK2
Pengertian konversi energi adalah berubahnya bentuk energi dari satu bentuk energi ke bentuk energi yang lainnya.
Contoh-contoh konversi energi:
Alat yang digunakan untuk merubah energi:
Sumber energi yaitu
1. sumber energi yang dapat diperbaharui yaitu sumber energi yang tidaka akan habis jika dikelola dengan baik, misalnya air.
2. sumber energi tidak dapat diperbaharui yaitu sumber energi yang mempunyai jumlah yang terbatas, misalnya minyak bumi, gas bumi, panas bumi.
Energi Nuklir
Pengertian energi nuklir adalah perubahan dari suatu atom menjadi atom yang lain, namun perubahan tersebut disertai dengan energi yang besar.
Reaksi nuklir dibedakan menjadi 2 macam yaitu reaksi fisi dan reaksi fusi. Pengertian reaksi fisi adalah pembelahan atom besar menjadi atom-atom kecil, sebagai contoh adalah ledakan bom atom di nagasaki dan herosima. Sedangkan pengertian reaksi fusi adalah penggabungan atom-atom kecil menjadi atom-atom besar, sebagai contoh energi yang dipancarkan oleh sinar matahari. Pemanfaatan energi nuklir adalah sebagai PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir).
Rumus daya
Contoh soal tentang daya sebagai berikut:
sebelumnya kita harus mengetahui W terlebih dahulu, masih ingatkan rumus w = m.g.h kan?
w=50.10.10
w=5.000 J
P = W/t
P = 5.000/60
P = 83,33 W
a). Tuas. Alat ini dipakai untuk mengungkit atau memindahkan sesuatu.
- Kesetimbangan tuas:
F x Lf = W x Lw
- Keuntungan mekanik tuas
Keterangan :
F = Kuasa (N)
Lf = Lengan Kuasa (m)
W = beban (N)
Lw =lengan beban
KM = keuntungan mekanik.
Contoh tuas:
b). Katrol. Katrol dapat dibedakan menjadi:
- Katrol tetap : katrol yang tidak mengalami pergerakan karena terkait pada suatu titik tumpu tertentu.
Persamaan :
F = w dan KM = 1
- Katrol bergerak : katrol yang bergerak pada waktu kuasa bergerak.
- Sistem Katrol
dari gambar di atas terlihat terdapat 3 tali maka :
W = F + F + F
atau
c. Bidang Miring
Rumus:
F = kuasa
W = berat
h = tinggi bidang miring
s = panjang bidang miring
d. Roda begandar. Roda begandar terdiri atas sebuah roda yang dihubungkan dengan sebuah gandar yang bisa diputar secara bersama-sama.
Rumus :
Keterangan:
R = Jari-jari roda
r = jari-jari gandar
Gambar :
EP1 + EK1 = EP2 + EK2
Pengertian konversi energi adalah berubahnya bentuk energi dari satu bentuk energi ke bentuk energi yang lainnya.
Contoh-contoh konversi energi:
- kipas angin yaitu merubah energi listrik menjadi energi gerak;
- radio yaitu merubah energi listrik menjadi energi bunyi;
- kompor yaitu merubah energi kimia menjadi energi panas;
- lampu yaitu merubah energi listrik menjadi energi cahaya;
- orang yang sedang beraktivitas yaitu merubah energi kimia menjadi energi gerak.
Alat yang digunakan untuk merubah energi:
- generator dan dinamo, adalah merubah energi gerak menjadi energi listrik;
- senter, adalah merubah energi kmia menjadi energi cahaya;
- mesin uap yaitu merubh energi panas menjadi energi kinetik;
- aki, adalah merubah energi kimia menjadi energi listrik;
- sel surya, adalah merubah energi matahari menjadi energi listrik.
Sumber energi yaitu
1. sumber energi yang dapat diperbaharui yaitu sumber energi yang tidaka akan habis jika dikelola dengan baik, misalnya air.
2. sumber energi tidak dapat diperbaharui yaitu sumber energi yang mempunyai jumlah yang terbatas, misalnya minyak bumi, gas bumi, panas bumi.
Energi Nuklir
Pengertian energi nuklir adalah perubahan dari suatu atom menjadi atom yang lain, namun perubahan tersebut disertai dengan energi yang besar.
Reaksi nuklir dibedakan menjadi 2 macam yaitu reaksi fisi dan reaksi fusi. Pengertian reaksi fisi adalah pembelahan atom besar menjadi atom-atom kecil, sebagai contoh adalah ledakan bom atom di nagasaki dan herosima. Sedangkan pengertian reaksi fusi adalah penggabungan atom-atom kecil menjadi atom-atom besar, sebagai contoh energi yang dipancarkan oleh sinar matahari. Pemanfaatan energi nuklir adalah sebagai PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir).
3. Pengertian Daya
Pengertian daya adalah usaha yang dilakukan benda untuk setiap sekon.Rumus daya
Contoh soal tentang daya sebagai berikut:
Seseorang mempunyai massa 50 Kg melakukan perpindahan ke tempat yang lebih tinggi 10 m selama 1 menit. Berapa daya anak tersebut.
diketahui:
m = 50 kg, h = 10 m, t = 1 menit=60 s, P =?
sebelumnya kita harus mengetahui W terlebih dahulu, masih ingatkan rumus w = m.g.h kan?
w=50.10.10
w=5.000 J
P = W/t
P = 5.000/60
P = 83,33 W
4. Pengertian Pesawat Sederhana
Pengertian pesawat sederhana adalah alat yang dipakai untuk mempermudahkan dalam melakukan suatu usaha. Adapun alat tersebut antara lain:
a). Tuas. Alat ini dipakai untuk mengungkit atau memindahkan sesuatu.
- Kesetimbangan tuas:
F x Lf = W x Lw
- Keuntungan mekanik tuas
Keterangan :
F = Kuasa (N)
Lf = Lengan Kuasa (m)
W = beban (N)
Lw =lengan beban
KM = keuntungan mekanik.
Contoh tuas:
- Contoh tuas kelas satu yaitu gunting, tang pemotong, permainan jungkat-jungkit, portal penutupujug jalan.
- Contoh tuas kelas 2 yaitu gerobag dorong beroda satu, martil pencabut paku.
- Contoh tuas kelas 3 yaitu siku dan lengan manusia (beban dan kuasa terletak pada sisi yang sama dan titik tumpu tetapi letak kuasa lebih dekat ke titik tumpu dari pada letak beban).
b). Katrol. Katrol dapat dibedakan menjadi:
- Katrol tetap : katrol yang tidak mengalami pergerakan karena terkait pada suatu titik tumpu tertentu.
Persamaan :
F = w dan KM = 1
- Katrol bergerak : katrol yang bergerak pada waktu kuasa bergerak.
Persamaan:
- Sistem Katrol
Biasanya dipakai untuk mengangkut benda yang berat, dan digunakan takal (sistem katrol) yang terdiri dari katrol tetap dan katrol bergerak supaya mendapatkan keuntungan mekanis yang lebih besar.
dari gambar di atas terlihat terdapat 3 tali maka :
W = F + F + F
atau
c. Bidang Miring
Rumus:
F = kuasa
W = berat
h = tinggi bidang miring
s = panjang bidang miring
d. Roda begandar. Roda begandar terdiri atas sebuah roda yang dihubungkan dengan sebuah gandar yang bisa diputar secara bersama-sama.
Rumus :
Keterangan:
R = Jari-jari roda
r = jari-jari gandar
Gambar :
Demikianlah uraian singkat tentang Pengertian Usaha dan Energi (Fisika SMP/ MTs Kelas VIII)yang diharapkan kita lebih tahu tentang apa pengertian usaha, persamaan usaha yang dilakukan oleh gaya dana dapat mengitung besarnya gaya dan lain sebagainya yang bermanfaat, dan tidak lupa saya haturkan terimakasih banyak telah mampir di www.Aanwijzing.Com. Terimakasih.SUMBER:https://www.aanwijzing.com/2016/06/pengertian-usaha-dan-energi-fisika-smp-mts-kelas-viii.html
MANFAAT PESAWAT SEDERHANA PADA KEHIDUPAN MANUSIA
Pesawat sederhana Yang Memudahkan Kerja Manusia

Pesawat sederhana banyak terdapat di sekitar kita seperti jungkat jungkit bidang miring, katrol dan lain sebaginya mari kita pelajari bersama, semoga dengan belajar pesawat sederhana ini dapat kita gunakan untuk menyelsaikan masalah yang ada di dalam kehidupan sehari-hari kita.
Motivasi
Perhatikan Foto di bawah ini
![]() |
| Contoh pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari |
Pernahkah kalian menggunakan alat seperti foto di atas atau mendapatkan tugas benderas seperti di atas. dan tahukah kalian jika alat atau kejadian di atas menggunakan salah satu prinsip IPA. Ketika kalain pernah belajar di Sekolah dasar maka kalian akan tahu bahwa alat tersebut adalah pesawat sederhana. Mari kita belajar bersama tentang jenis pesawat sederhana yang lainnya dan rumusan matematis yang ada.
Pesawat sederhana adalah segala jenis perangkat yang hanya membutuhkan satu gaya untuk bekerja. yang contohny banyak seklai disekitar kita seperti gambar di atas.
A. Manfaat pesawat sederhana
- Memperrmudah pekerjaan manusia
- Energi yang kita keluarkan juga dapat dihemat,
- Waktunya jadi lebih singkat.
- Untuk mengubah arah gaya
B. Macam-macam pesawat sederhana
| foto gerobak dorong roda satu |
- Tuas/pengungkit
- Katrol tunggal tetap dan katrol tunggal bergerak
- Bidang miring dan roda bergigi (gir)
- Roda berporos
1. Tuas
Tuas atau pengungkit adalah salah satu pesawat sederhana yang digunakan untuk mengubah efek atau hasil dari suatu gaya.Contoh penggunaan prinsip pengungkit adalah gunting, linggis, catut, baji dan lain-lain.
Contoh pengungkit dapat digambarkan sebagi berikut ini :
| Gambar tuas danbagainnya |
Untuk pengungkit di atas dapat dirumuskan sebagai berikut ini!
Dimana :
F/Fk = gaya kuasa (N)
w/Fb = gaya beban (N)
lk = lengan kuasa (m)
lb= lengan beban (m)
Keuntungan mekanis dapat di tulis :
Km : LK/LB atau W/F
Keuntungan mekanik pada tuas bergantung pada masing-masing lengan. Semakin panjang lengan kuasanya, maka keuntungan mekaniknya akan semakin besar.
Berdasarkan letak titik tumpunya, tuas atau pengungkit diklasifkasikan menjadi tiga golongan, yaitu golonga ke I, II dan III
Tuas jenis pertama : titik tumpu berada diantara beban dan kuasa ( gunting, tang, jungkat-jungkit, catut )
Tuas jenis kedua : beban berada diantara kuasa dan titik tumpu ( pembuka tutup botol, gerobak toli beroda satu )
Tuas jenis ke tiga : kuasa berada diantara titik tumpu dan beban ( sekop, penjepit roti, pinset, pancingan )
2. Bidang miring
![]() |
| Sumber : Encarta Enciklopedia 2006 Gambar conto-contoh Bidang miring |
Dalam kehidupan sehari-hari, prinsip kerja bidang miring digunakan padapembuatan jalan-jalan dibukit dan pegunungan, sekrup, resleting, dan tangga. Sekrup bekerja dengan menggunakan prinsip bidang miring. Pada sekrup terdapat silinder dan uliran yang bekerja bersamaan. Sekrup sebenarnya adalah bidang miring yang dipuntalkan (dipilin pada sebuah silinder).
Gambar bidang miring
Secara matematis bidang miring dapat di rumuskan sebagai berikut :
Keterangan :
w = beratbeban ( N)
h = tinggi (m )
s = panjanglintasan miring ( m)
F = gayakuasauntukmengangkatbeban ( N )
Keuntungan mekanis bidang miring dapat dituliskan sebagi berikut ini :
Keuntungan mekanik bidang miring adalah perbandingan panjang (s) dan tinggi bidang miring (h).
Keuntungan mekanik bidang miring bergantung pada panjang landasan bidang miring dantingginya. Semakin kecil sudut kemiringan bidang, semakin besar keuntungan mekanisnya atau semakin kecil gaya kuasa yang harus dilakukan.
3. Katrol
Katrol adalah suatu roda dengan bagian berongga di sepanjang sisinya untuk tempat tali atau kabel. Katrol biasanya digunakan dalam suatu rangkaian yang dirancang untuk mengurangi jumlah gaya yang dibutuhkan untuk mengangkat suatu beban.
Katrol dapat dikelompokkan menjadi tiga , yaitu katrol tetap , katrol bergerak dan katrol majemuk.
sumber gambar : Encarta 2006
Gambar dari kiri ke kanan katrol tetap, katrol bergerak dan majemuk
Pada katrol tetap, besar gaya kuasa sama dengan berat beban, sedangkan lengan kuasa sama dengan lengan beban. Sistem katrol menggunakan katrol majemuk yang terdiri dari katrol-katrol yang bergerak.
Katrol majemuk merupakan perpaduan dari katrol tetap dan katrol bebas. Kedua katrol ini dihubungkan dengan tali. Pada katrol majemuk, beban dikaitkan pada katrol bebas. Salah satu ujung tali dikaitkan pada penampang katrol tetap. Jika ujung tali yang lainnya ditarik maka beban akan terangkat besert bergeraknya katrol bebas keatas.
Keuntungan mekanik katrol tetap adalah satu sedangkan Keuntungan mekanik katrol bergerak adalah dua, sedangkan katrol majemuk sama dengan banyaknya tali yang menyangkut pada katrol.
Sebagai contoh jka katrol menggunakan tali yang menahan beban berjumlah 3 sepertigambar diatas, maka keuntungan mekaniknya adalah 3 kali.
D. Roda berporos
Gambar penerapan roda berporos
Roda gigi adalah sepasang roda bergerigi yang saling berhubungan sehingga sepasang roda bergerigi tersebut dapat digunakan untuk menambah atau mengurangi gaya, disamping untuk mengubah besar arah kecepatan putaran. Roda gigi besar memberikan gaya yang lebih besar, sehingga gaya kuasa yang diperlukan lebih kecil, tetapi ini harus dibayar dengan kecepatan putar lebih lambat.
Sebaliknya, roda gigi kecil memberikan kecepatan putar yang lebih cepat, tetapi ini memberikan gaya yang lebih kecil, sehingga harus dibayar dengan gaya kuasa yang lebih besar.
Tentunya kalian sudah mempelajari pesawat sederhana dan di video awal kami perlihatkan video pengibaran bendera, nah sekarang bayangkan jika kalian bisa menjadi petugas paskibra nasional seperti di bawah ini tentunya menjadi kenbanggaan guru, orang tua dan kalian sendiri, karena mereka adalah putra terpilih bangsa yang tidak hanya memilki fisik yang bagus tetapi juga kecerdasan dan kepintaran, Jika kalian ingin seperti mereka ayo siapkan diri sejak sekarang juga.
sumber : http://www.youtube.com/watch?v=VqxAsj1BBWo
PRINSIP PESAWAT SEDERHANA DALAM GERAK MANUSIA
Prinsip Kerja Pesawat Sederhana pada Sistem Gerak Manusia
Selain pada peralatan yang biasa kamu gunakan pada kehidupan sehari-hari tersebut, prinsip pesawat sederhana juga ada yang berlaku pada struktur otot dan rangka manusia. Pada saat mengangkat barbel telapak tangan yang menggenggam barbel berperan sebagai gaya beban, titik tumpu berada pada siku (sendi di antara lengan atas dan lengan bawah), dan kuasanya adalah lengan bawah. Titik tumpu berada di antara lengan beban dan kuasa, oleh karena itu lengan disebut sebagai pesawat sederhana pengungkit jenis ketiga.
Ayo, Kita Diskusikan
Dengan menggunakan prinsip kerja pesawat sederhana, coba kamu tuliskan penjelasan untuk contoh kasus 1 dan kasus 2 penerapan prinsip pesawat sederhana pada struktur otot dan rangka manusia saat melakukan suatu aktivitas!
Selain pada kegiatan mengangkat barbel, jinjit, berdiri, dan menunduk, prinsip pengungkit juga dapat digunakan untuk menganalisis pola gerak tubuh pada saat bermain bulutangkis seperti pada Gambar 2.12!
Ayo, Kita Renungkan
Konsep usaha, daya, dan pesawat sederhana hanyalah sebagian kecil ilmu Tuhan yang dapat digunakan untuk menjelaskan bagaimana sistem kerja benda-benda yang ada. Berkat ilmu tersebut kita juga dapat memahami bagaimana cara kerja anggota gerak manusia yang sangat efektif. Tulang sebagai alat gerak aktif bagaikan pengungkit yang digerakkan secara harmonis oleh gaya tt. erakanerakan penunkit tereut anat efiien denan keuntungan mekanis tertentu sehingga mampu memperkecil energi yang harus dikeluarkan oleh tubuh. Tuhan mengatakan bahwa jika air lautan adalah tinta, maka kamu takkan pernah cukup menggunakannya untuk menuliskan seluruh ilmu-Nya. Maka teruslah belajar dan tetaplah rendah hati. Pernahkah kamu membayangkan bagaimana istimewanya ciptaan Tuhan yang satu ini? Sudahkah kamu mensyukuri segala ciptaan Tuhan termasuk dengan adanya pesawat sederhana? Coba jawablah beberapa pertanyaan yang terdapat pada Tabel 2.5!
Coba kamu hitung, berapa total skormu dengan ketentuan:
- Jawaban "ya" mendapat skor 2 (dua)
- Jawaban "tidak" mendapat skor 0 (nol)
Bandingkan total skormu dengan kriteria berikut.
- Skor 0 - 3 : berarti kamu belum memanfaatkan alat-alat yang menerapkan prinsip pesawat sederhana dengan baik
- Skor 4 - 6 : berarti kamu telah memanfaatkan alat-alat yang menerapkan prinsip pesawat sederhana dengan baik
- Skor 7 - 10 : berarti kamu telah memanfaatkan alat-alat yang menerapkan prinsip pesawat sederhana dengan sangat baik
Rangkuman
- Usaha adalah besarnya energi yang digunakan gaya untuk memindahkan suatu benda.
- Besarnya usaha (W) ditentukan oleh besar gaya yang diberikan pada benda (F dan ear perpindahanna s).
- Pesawat sederhana adalah alat yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia.
- Keuntungan mekanis (KM) adalah bilangan yang menunjukkan berapa kali pesawat menggandakan gaya.
- Jenis-jenis pesawat sederhana ada empat, yaitu katrol, roda berporos, bidang miring, dan pengungkit.
- Katrol terdiri atas katrol tetap dan katrol bebas. Katrol tetap berfungsi untuk mengubah arah gaya. Pada katrol tetap tunggal, gaya kuasa yang digunakan untuk menarik beban sama dengan gaya beban. Keuntungan mekanis katrol tetap sama dengan 1. Katrol bebas berfungsi untuk melipatkan gaya, sehingga gaya pada kuasa yang diberikan untuk mengangkat benda menjadi lebih kecil daripada gaya beban.
- Katrol majemuk merupakan gabungan dari katrol tetap dan katrol bebas yang dirangkai menjadi satu sistem yang terpadu.
- Keuntungan mekanis dari katrol majemuk sama dengan jumlah tali yang menyokong berat beban.
- Beberapa benda yang menerapkan prinsip roda berporos di antaranya roda sepeda, kursi roda, mobil, dan sepatu roda.
- Bidang miring merupakan bidang datar yang diletakkan miring atau membentuk sudut tertentu sehingga dapat memperkecil gaya kuasa.
- Beberapa benda yang menerapkan prinsip bidang miring di antaranya tangga, sekrup, dan pisau.
- Pengungkit terdiri atas tiga jenis, yaitu jenis pertama yang titik tumpunya terletak di antara beban dan kuasa, jenis kedua yang titik bebannya ada di antara kuasa dan tumpu, serta jenis ketiga yang titik kuasanya ada di antara beban dan tumpu.
- Beberapa benda yang menerapkan prinsip pengungkit antara lain gunting, linggis, jungkat-jungkit, pembuka botol, pemecah biji kenari, sekop, koper, pinset, dan sebagainya.
- Pengungkit dapat memudahkan usaha dengan cara menggandakan gaya kuasa dan mengubah arah gaya.
- Koordinasi otot dan tulang memiliki kesesuaian dengan prinsip pesawat sederhana.
- Lengan merupakan salah satu organ yang menerapkan prinsip pesawat sederhana yaitu merupakan pengungkit jenis ketiga.
- Alat-alat dalam kehidupan yang mengikuti prinsip pesawat sederhana terdiri atas katrol, roda berporos, bidang miring, dan pengungkit. SUMBER:https://www.bukusekolah.net/2019/04/prinsip-kerja-pesawat-sederhana-pada.html
Rabu, 28 Agustus 2019
TUAS
Fisika Kelas 8 | Mengenal Jenis-Jenis Tuas

Pada artikel Fisika kelas VIII ini, kamu akan mengetahui tentang definisi tuas serta jenis-jenis tuas.
--
Halo! Siapa di antara kamu yang pernah mendengar kata tuas? Mungkin sebagian dari kamu ada yang masih lupa-lupa ingat ya, atau bahkan ada juga yang merasa asing dengan kata itu. Nah, kalau kata pesawat sederhana pasti pernah dengar dong, ya? Hayo, ada yang masih ingat apa itu pesawat sederhana?

Ternyata, tuas ini termasuk ke dalam kelompok pesawat sederhana, lho. Tuas atau pengungkit adalah pesawat sederhana yang biasanya terbuat dari kayu dengan tumpu di salah satu titiknya dan digunakan untuk mengangkat sesuatu yang berat. Pada tuas, terdapat beberapa istilah penting yang bisa kamu ketahui nih, di antaranya:

Selain istilah-istilah di atas, kita juga bisa lho menghitung seberapa besar gaya yang kita keluarkan dengan rumus di bawah ini:

Sementara itu, kita juga bisa mengetahui nilai keuntungan mekanis dari tuas tersebut. Apa sih keuntungan mekanis itu? Keuntungan mekanis adalah angka yang menunjukkan berapa kali pesawat sederhana dapat menggandakan gaya. Caranya ada pada rumus berikut ini:

Oke, setelah kamu tahu apa itu tuas, sekarang ayo kita kenali apa saja jenis-jenis tuas itu, ya. So, let’s check this out!

Tuas atau pengungkit digolongkan menjadi tiga jenis, lho. Penggolongan ini didasarkan pada letak titik tumpu, titik beban, dan titik kuasanya. Hayo, siapa yang bisa menebak apa saja jenis-jenisnya? Yap, ketiga jenis tuas tersebut di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Tuas jenis pertama

Pada tuas jenis pertama, letak titik tumpu berada di antara titik beban dan titik kuasanya. Contoh alat yang termasuk ke dalam tuas jenis pertama antara lain gunting kuku, gunting, pemotong rumput, tang, linggis, dan jungkat jungkit. Siapa nih yang suka main jungkat jungkit?

Permainan enjot-enjotan, kalau kids jaman now lebih mengenalnya dengan nama jungkat jungkit (sumber: giphy.com)
2. Tuas jenis kedua

Selanjutnya adalah tuas jenis kedua. Kalau tuas jenis kedua, letak titik bebannya yang berada di antara titik tumpu dan titik kuasa. Nah, contoh-contoh alat yang merupakan tuas jenis kedua diantaranya adalah alat pembuka tutup botol, alat pemotong kertas, alat pemecah kemiri, dan gerobak beroda satu.

Alat pemecah kemiri (sumber: giphy.com)
3. Tuas jenis ketiga

Jenis tuas yang terakhir adalah tuas jenis ketiga. Hayo, kalau tuas jenis ketiga, titik apa nih yang letaknya berada di tengah? Perfect! kalau tuas jenis ini, titik kuasanya yang letaknya di tengah, di antara titik tumpu dan titik beban. Contoh alat yang termasuk golongan tuas jenis ketiga ini antara lain sekop, stapler (jekrekan), penjepit roti, dan pinset.

Sekarang kamu sudah tahu kan apa itu tuas dan apa saja jenis-jenisnya. Ternyata, penggunaan tuas ini ada manfaatnya, lho. Apalagi manfaatnya kalau bukan untuk meringankan beban kerja yang ingin kita lakukan. Coba deh kamu bayangkan kalau nggak ada sekop, mamang tukang bangunan jadi susah kan buat mengaduk semen. Begitu juga halnya jika tidak adanya alat-alat tuas yang lain. Pekerjaan kita jadi semakin berat dan terhambat. Iya apa iya? Ohiya, kamu juga bisa lho mempelajari materi ini lebih lengkap lagi lewat ruangbelajar. Selain kamu bisa belajar bareng Master Teacher yang keren, kamu juga bisa mengasah kemampuan kamu dengan menjawab latihan soal yang diberikan. Jadi semakin mantap, nih!SUMBER:https://blog.ruangguru.com/ipa-kelas-8-mengenal-jenis-jenis-tuas

































